1 2 3
Pengumuman
15 April 2016, 20:19:21 WIB
12 Oktober 2015, 00:02:20 WIB
23 September 2014, 11:04:27 WIB
12 Desember 2013, 19:42:20 WIB
28 Juni 2013, 09:58:54 WIB
Pengabdian
Kalender
September, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425 2627282930

BERITA
Dipostkan Oleh : adminikaupi, Selasa, 2013-10-08, 09:59:41
Konsolidasi dan Pelantikan Pengurus IKA UPI Beserta Seminar Nasional Pendidikan di Pangandaran

Wilayah : Priangan Timur I

Tempat : Hotel Sandaan Pangandaran Jalan Bulak Laut, Pangandaran

Waktu: Sabtu, 8 Juni 2013

Komisariat yang dilantik: Kabupaten Ciamis Periode 2013-2018

Tema Seminar: Kurikulum 2013: Harapan dan Tantangan

Nara Sumber: (1)  Prof. Dr. H. Said Hamid Hasan, MA.;  (2) Fahrus Zaman Fadhly, S.Pd., M.Pd.;  (3) Moh. Agus Nurdin, M.Pd.

Moderator: Didin Saripudin, Ph.D

Jumlah Peserta:200orang

Kegiatan pelantikan dan seminar berlangsung secara khidmat dan penuh antuasiasme peserta. Acara diawali dengan pelantikan pengurus IKA UPI Komisariat Ciamis periode 2013-2018 oleh Ketua Umum IKA UPI Drs. Enggartiasto Lukita untuk selanjutnya pembukaan secara resmi kegiatan seminar oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pangandaran Dr. Endjang Naffandi. Dalam sambutannya, Endjang menyampaikan selamat atas pelantikan pengurus IKA UPI Kabupaten Ciamis sekaligus meminta agar para pengurus yang baru dilantik bersedia menginisiasi pembentukan pengurus IKA UPI Komisariat Kabupaten Pangandaran. Selanjutnya, Endjang memaparkan rencana pembangunan Kabupaten Pangandaran termasuk di dalamnya pembangunan pusat pemerintahan di Parigi, Pangandaran. 

Dalam sambutannya, Ketua Umum IKA UPI Enggartiasto Lukita mengungkapkan sejumlah peran IKA UPI dalam dinamika pendidikan nasional. Dalam konteks Kurikulum 2013, Enggartiasto menilai satu-satunya yang membanggakan adalah tim pengembang kurikulum tersebut adalah alumni UPI sekaligus mantan Ketua Umum IKA UPI Prof. Dr. H. Said Hamid Hasan, MA. Di sisi lain, Enggartiasto mengkritik keberadaan kurikulum baru karena dianggapnya sentralistis sehingga tidak sesuai dengan spirit otonomi daerah dan otonomi pendidikan. Enggartiasto juga meminta maaf karena selama menjadi anggota DPR RI tidak berhasil mencegah pelaksanaan ujian nasional (UN) yang dianggapnya mengabaikan sistem pendidikan dan mereduksi peran guru sebagai inti pengembang kurikulum.

Sementara itu, Said Hamid Hasan mengungkapkan bahwa Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang dikembangkan berdasarkan tujuan sistem pendidikan nasional. Kurikulum ini disusun dengan mengembangkan adanya kompetensi inti yang harus hadir dalam setiap mata pelajaran. Perubahan revolusioner Kurikulum 2013 dibanding Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah penghapusan jurusan IPA dan IPS di tingkat satuan pendidikan SMA. Perubahan lainnya adalah adanya perlakuan sama terhadap mata pelajaran, di mana semua mata pelajaran dianggap sama pentingnya dengan mata pelajaran lain sehingga jumlah jam pelajaran seimbang satu sama lain.(Najip)

Login Alumni
Username
Password
  
Lowongan Kerja
Statistik

076887

Pengunjung hari ini : 15
Total pengunjung : 32163
Hits hari ini : 27
Total Hits : 76887
Pengunjung Online : 1
Copyright 2013 IKATAN ALUMNI UPI